| 0 comments ]

Kepala BKD Kota Balikpapan Tatang Sudirdja Rabu (5/12/2012) menyampaikan bahwa Balikpapan membutuhkan sekitar 3000 orang aparatur sipil negara baru untuk mengisi pos-pos di berbagai instansi Kedinasan. Jumlah tersebut sebenarnya merupakan kisaran yang diajukan kepada Kemenpan-RB setiap tahunnya dengan melihat kebutuhan pegawai baru disetiap kantor dinas.

"Ada 3000 untuk kekurangannya kita ajukan setiap tahun terserah yang disetujuinya yang mana mana saja, hampir seluruh kantor dinas kita ada," katanya.

Dari jumlah tersebut porsi untuk Dinas pendidikan mendapatkan alokasi cukup besar, mengingat ada sekitar 500 orang tenaga pendidikan yang sampai saat ini masih bersatus honorer dan telah mengabdi selama beberapa tahun.

Sementara di luar institusi pendidikan, tenaga kesehatan juga masih menyisakan tenaga honorer yang cukup banyak antara 100 sampai 200 orang, sehingga paling tidak prioritas pengajuan formasi itu memang untuk menghabiskan pegawai yang masih belum berstatus tetap tersebut.

"Kalau pendidikan, kesehatan seperti guru masih kekurangan 400 atau 500 dan tetap diajukan kembali sebanyak itu, kemudian tenaga kesehatan juga sekitar 100 sampai 200 orang itu juga diajukan tiap tahun walaupun dapat jatahnya berapa kita penuhi," katanya.

Kantor Kemendagri

Read More...

| 0 comments ]

Pemerintah berkomitmen tetap membuka pendaftaran Cpns pada tahun 2013. Sebagaimana dijelaskan oleh Menpan-RB bahwa penerimaan pegawai berkisar antara 50 – 60 persen dari jumlah pegawai yang pensiun. Misalnya kalau ada 120 ribu PNS yang pensiun setiap tahun, maka kuota yang disediakan hanya sekitar 60 ribu saja,” demikian disampaikan Azwar di Jakarta, Rabu (19/12).

Beliau juga menekankan agar rekruitmen CPNS/Casn yang selama ini banyak diwarnai dengan KKN, segera ditinggalkan. Melalui analisa jabatan, sistem rekruitmen dan testing secara elektronik merupakan upaya menghilangkan praktik-praktik KKN. Selama ini para pelaku KKN seperti dininabobokkan dengan iming-iming sejumlah uang yang diterimanya, tanpa berpikir telah merusak mental anak bangsa.

"Anak-anak tidak percaya lagi dengan ujian, tidak percaya dengan testing. Mereka berprinsip bahwa untuk jadi PNS bisa menitip kepada saudaranya," ujarnya.

Bukan saja dalam penerimaan CPNS lewat jalur umum, tetapi juga honorer, yang telah cukup lama menyandera manajemen kepegawaian. Adanya tenaga honorer tertinggal atau tercecer, menurut Azwar, merupakan bukti telah terjadi praktik KKN.

Menpan meminta kepada Pemda untuk mengalokasikan anggaran pendidikan pegawai, setidaknya 12 hari dalam setahun, tambahnya. Namun, diingatkannya agar Pemda juga memangkas anggaran pegawai menjadi sekitar 40 persen dari APBD.

Kantor Kemendagri Indonesia

Read More...