| 0 comments ]

Menpan RI Azwar Abubakar mengatakan bahwa penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) akan dibuka kembali tahun 2013. Demikian pernyataan beliau di Kompleks DPR, Jakarta, Kamis (16/8/2012). Moratorium penerimaan CPNS berlangsung hingga akhir tahun ini. namun, pembukaan lowongan CPNS tahun depan mempunyai sejumlah syarat. Syarat diantaranya bahwa perekrutan pegawai tidak boleh melebihi 50 persen belanja pegawai serta harus ada analisa jabatan dan beban kerja sebelum melakukan pembukaan lowongan cpns.

Nantinya, Pemerintah akan mengangkat pegawai negeri sipil (PNS) akan disesuaikan dengan kebutuhan dan analisis jabatan. Setiap daerah harus mengirimkan daftar kebutuhan dan analisis jabatan terhadap jumlah pengawai negeri sipil yang akan diterima. Ini merupakan salah satu upaya untuk merampingkan dan merekrut aparatur yang berkompeten. Menurut Azwar bahwa aparatur yang ada saat ini lebih banyak tidak berkompeten dibanding yang kompeten. Artinya, aparatur pemerintahan yang tidak memiliki keahlian banyak, sementara yang ahli dalam satu bidang tertentu kurang. Ini akan segera dibenahi seiring terus membaiknya system penerimaan PNS di masa mendatang. (Studium General di gedung AAC Dayan Dawood Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Darussalam, Banda Aceh).

Dalam penerimaan cpns 2013, setiap pemerintah daerah dan instansi terkait harus mampu melampirkan jumlah yang dibutuhkan dan disesuaikan dengan analisis jabatan yang akan ditempati. Kemudian, kabupaten/kota yang biaya belanja pegawainya melebihi 50 persen tidak akan mendapat penambahan kuota karena dianggap dapat memberatkan daerah yang bersangkutan. Pemerintah akan melakukan pembenahan oleh pihak Kemenpan dan RB, di antararanya pendistribusian PNS yang tidak merata, struktur organisasi pemerintahan yang masih gemuk tapi minim pelayanan, serta mutasi PNS yang tidak sesuai ketentuan di tiap daerah.

Pihak Kemenpan terus melakukan perbaikan, perampingan struktur oganisasi di berbagai tingkatan, dan penataan kepegawaian sesuai kebutuhan sehingga birokrasi yang terkesan gemuk, lambat, dan panjang, akan terbenahi di masa mendatang. Pemerintah berkeyakinan bahwa dengan semakin membaiknya sistem penerimaan PNS, perampingan birokrasi akan mampu memberikan pelayanan terbaik dan menempatkan SDM yang mampu memberi pelayanan maksimal bagi masyarakat di masa mendatang.

Sebagai tambahan bahwa sejak tahun 2011, Pemerintah menghentikan rekrutmen CPNS. Moratorium dimulai 1 September 2011 sampai dengan 31 Desember 2012. Namun pengecualian dilakukan untuk para CPNS dari pendidikan kedinasan seperti lulusan STPDN dan penerimaan untuk pengganti PNS yang pensiun di sektor kesehatan dan pendidikan. Penggantian tenaga yang pensiun di sektor kesehatan dan pendidikan, tetap dilakukan untuk mencegah gangguan pada layanan masyarakat (Social services). Semoga bermanfaat!
Read More...